JENIS-JENIS SUMUR AIR YANG UMUMNYA KITA KENAL

Sudah banyak jenis sumur yang dibangun di Indonesia. Umumnya fungsi utama sumur adalah sebagai tempat penampungan air. Air bersih yang ada di dalam sumur sering kita pergunakan untuk keperluan sehari-hari mulai dari mencuci, mandi, hingga untuk diminum.

IMG-20190708-WA0017

Dahulu hanya terdapat satu jenis sumur yang digunakan masyarakat Indonesia. Namun, semakin berkembangnya zaman, semakin banyak pula jenis sumur yang ada. Dan sekarang selain sumur galian, sudah ada yang namanya sumur bor, sumur pompa, sumur resapan, dan sumur artesis. Cara kerja dari tiap sumur di atas pun berbeda-beda.

Jenis-jenis Sumur serta Cara Kerja dan Fungsi pada umumnya.

1. Sumur Bor
Sumur bor biasanya banyak terletak di daerah perkotaan dan perumahan. Sumur jenis ini sering digunakan untuk bangunan berskala besar seperti sekolah, kantor, rumah makan, hotel, dan sebagainya. Untuk pembuatan sumur bor, diperlukan proses pengeboran menggunakan mesin canggih sampai kedalaman sumur mencapai 100 hingga 150 meter.
Namun kedalaman sumur bor berbeda-beda dan tergantung dengan kapasitas air dan kondisi geologis bangunan yang membutuhkan sumur tersebut.

Banyak bangunan yang hanya membuat sumur bor sedalam 30 meter, tapi banyak juga bangunan lebih besar yang membangun sumur bor yang berkedalaman hingga 200 meter. Sumur bor memiliki keunggulannya tersendiri, di antaranya adalah prosesnya yang lebih cepat, tingkat kegagalan yang lebih kecil dan lebihnya jumlah air bersih yang bisa ditampung.

2. Sumur Artesis
Sama seperti sumur bor, sumur artesis merupakan jenis sumur modern yang dibangun menggunakan peralatan canggih. Dengan menggunakan mesin pembangun sumur artesis dapat menembus lapisan tanah, kerikil, hingga batu yang susah ditembus dengan secara manual. Mata bor ditancapkan secara vertikal ke dalam tanah hingga menyentuh lapisan aquifer, atau lapisan di mana sumber air mengalir dengan lancar.

Kedalaman sumur ini dapat mencapai 250 meter tergantung dengan kapasitas air yang dibutuhkan. Sumur artesis dibangun di tengah perkomplekan sebagai sumber utama air bersih setempat. Dan cara kerja sumur artesis tidak membutuhkan pompa untuk menaikan air ke permukaan tanah karena tenakan air alami pada lapisan aquifer sudah tinggi.

Untuk memiliki sumur ini, kamu harus mengandalkan jasa para profesional karena prosesnya sulit juga cukup berbahaya. Apabila kalkulasi sumur tidak dihitung dengan benar, resiko kebocoran dan meluapnya air keluar dari sumur akan beresiko.

.3. Sumur Resapan
Jenis sumur berikutnya adalah sumur yang berfungsi sebagai alat penampung air hujan yang turun ke dalam tanah, yaitu sumur resapan, untuk membangun sumur satu ini tidak jauh berbeda dengan cara membuat sumur galian yaitu dengan cara manual menggunakan tenaga manusia.Biasanya sumur ini dibangun di daerah dengan curah hujan yang tinggi demi memaksimalkan fungsinya sebagai alat peresap hujan.

Manfaatnya dari sumur resapan adalah :

Sumur resapan dapat meresap air hujan dengan baik sehingga mencegah terjadinya banjir dan genangan air, menyuburkan tanah, mengurangi sedimentasi, dan mencegah longsor. Sumur resapan juga dapat mengurangi pencemaran air tanah dan menahan intrusi air laut.

4. Sumur Pompa
Apabila anda mencari solusi sumur yang ekonomis, mungkin sumur ini bisa jadi pilihan anda. Sumur ini dibuat dengan cara mengebor lapisan tanah hingga mencapai lapisan aquifer atau lapisan sumber air, jadi kedalamannya dapat beragam tergantung dengan lokasi pembangunan.

Untuk menaikan airnya ke permukaan tanah, sumur ini menggunakan pipa hisap yang disambung dengan pompa air manual pada ujung atasnya. Setelah itu, kamu masih harus mengayuh tuas pompa agar air dapat mengalir keluar melalui lubang pompa.meskipun sulit,

sumur pompa memiliki berbagai keuntungan, yaitu:

Pompa yang digunakan ramping dan tidak memakan banyak ruang pada pekarangan rumah anda.
Sumur pompa juga tidak membutuhkan listrik untuk berfungsi secara maksimal.

Sumur ini banyak digunakan di daerah pedesaan atau wisata air hangat. Jika ternyata ingin membangun jenis sumur semacam ini, harus dipastikan adanya perawatan yang rutin karena bahan pompanya mudah berlumut dan dapat mengkontaminasi sumber air.

5. Sumur Galian
Sumur ini merupakan sumur yang sistemnya sudah dipakai sejak lama. Jika kamu tinggal di daerah pedesaan atau pernah mengunjungi sebuah desa, kamu pasti pernah melihat sumur ini. Seperti namanya, sumur ini dibangun dengan proses penggalian secara menual menggunakan tenaga manusia.

Kedalaman sumur ini mencapai 10 meter, namun pada wilayah yang masih kesusahan air, biasanya sumur ini dapat mencapai kedalaman sehingga 20 meter. Di sisi galian sumur akan diberi dinding yang dibuat dari batu dan semen sehingga tanahnya tidak akan kembali rembes setelah dipenuhi oleh air.

Proses pembuatannya terbilang mudah dibandingkan dengan jenis sumur lainnya, sayangnya efisiensi sumur satu ini bergantung pada musim karena tidak tergantung pada alat modern penghasil air.

Sumur galian menghasilkan air dengan cara menarik air tanah dangkal. Hal ini juga merupakan kelemahan sumur galian karena airnya yang rentan terkontaminasi septic tank dan limbah di sekitaran rumah.Mengapa sebabnya lokasi penggalian sumur harus berada jauh dari saluran air WC dan irigasi air sawah sehingga tidak akan mengangkut kotoran.

1
Raja Sumur Bor | Ahlinya Pengeboran Air Bersih. Anda ingin menggunakan Jasa kami?
Powered by